Apa Itu Class Diagram



Fill In The Blank Questions Blackboard Help

Pengertian Class Diagram

Pengertian Class Diagram

Class diagram digunakan untuk menampilkan kelas-kelas dan paket-paket di dalam system. Class diagram memberikan gambaran system secara statis dan relasi antar mereka. Biasanya, dibua beberapa class diagram untuk system tunggal. Beberapa diagram akan menampilkan subset dari kelas-kelas dan relasinya. Dapat dibuat beberapa diagram sesuai dengan yang diinginkan untuk mendapatkan gambaran lengkap terhadap system yang dibangun.

Class diagram adalah alat perancangan terbaik untuk tim pengembang. Diagram tersebut membantu pengembang mendapatkan struktur system sebelum kode ditulis, dan membantu untuk memastikan bahwa system adalah desain terbaik.

-          Kelas

Kelas adalah sesuatu yang membungkus informasi dan perilaku. Secara tradisional, system dibangun dengan ide dasar bahwa akan menyimpan informasi pada sisi baris data dan data perilaku pengolahnya pada sisi aplikasi. Salah satu perbedaan terstruktur dengan pendekatan berorientasi obyek adalah

pada berorientasi obyek menggabungkan informasi dan perilaku pengolah informasi dan menyembunyikan semua kedalam sesuatu yang disebut kelas. Dalam UML, kelas ditunjukkan menggunakan notasi sebagai berikut.
 

Bagian paling atas pada notasi Class digunakan sebagai nama kelas, dan secara opsional juga digunakan stereotype-nya. Bagian tengah digunakan untuk menyimpan atribut, dan bagian paling bawah digunakan menyimpan operasi.

-          Menentukan kelas

Cara yang baik untuk menemukan kelas-kelas adalah mulai dari memperhatikan aliran kejadian (flow of event) dari suatu use case. Perhatikan kata benda didalam aliran kejadian, mungkin merupakan salah satu dari empat hal berikut.

1.      Actor

2.      Kelas

3.      Atribut dari kelas

4.      Ekspresi, bukan actor, bukan kelas, dan bukan atribut.

Dengan melakukan seleksi kata benda dalam aliran kejadian, dapat ditemukan kelas-kelas dalam system. Alternative lainnya, dapat di uji obyek-obyek dalam sequence diagram dan collaboration diagram.

Ada dua cara yang biasa dilakukan berkaitan dengan urutan pendefinisian antar kelas-kelas dalam class diagram dan sequence diagram atau collaboration diagram. Yang pertama, dengan membuat sequence diagram atau collaboration diagram lebih dulu. Kemudian melanjutkannya dengan membuat class diagram. Sebaliknya, yang kedua, yaitu dengan menemukan kelas-kelas dan membuat class diagram terlebih dahulu, kemudian menggunakan kelas-kelas terebut sebagai “Kamus” obyek-obyek dan relasinya untuk membuat sequence diagram atau collaboration diagram.

-          Stereotype pada kelas

Stereotype adalah sebuah mekanisme yang digunakan untuk mengkategorikan kelas-kelas. Misalnya, dapat dibuat stereotype form lebih dulu, kemudian menentukan kelas-kelas dilangkah selanjutnya. Fitur ini membantu untuk lebih memahami tanggung jawab terhadap masing-masing kelas dalam model. Kelas-kelas dengan stereotype ‘form’ bertanggung jawab menampilkan dan menerima informasi dari pemakai.

Stereotype juga membantu dalam proses pembangkitan kode. Ketika proses pembangkitan kode, stereotype kelas menentukan tipe kelas yang akan diabawa kebahasa pemrograman.

Beberapa Stereotype dapat digunakan sejak pada tahap proses analisis, pada saat belum ditentukan bahasa pemrograman teretentu untuk membangkitkan kode. Stereotype juga dapat tergantung pada bahasa pemrograman yang dipilih dan digunakan pada tahap proses desain.

Ketika analisis, kelas-kelas dapat dikategorikan menurut fungsi yang mereka lakukan. Ada 3 tipe Stereotype kelas dalam UML yang digunakan pada analisis, yaitu : pembatas (boundry), entitas(entity) dan control.

a.       Kelas-kelas pembatas

Kelas-kelas pembatas adalah kelas-kelas yang terletak antara system dengan dunia sekililingnya. Semua form, laporan-laporan, antarmuka(interface) keperangkat lunak seperti Printer atau scanner, dan antar muka (interface) ke system lainnya adalah termasuk dalam kategori ini. UML mempresentasikan kelas pembatas sebagai berikut.

Untuk menemukan dan mengidentifikasi kelas-kelas pembatas dapat dilakukan dengan menguji diagram use case. Minimal harus ada satu kelas pembatas untuk setiapa interaksi antara actor - use case. Kelas pembatas adalah apa saja yang memungkinkan actor berinteraksi dengan system.

Tidak perlu membuat kelas pembatas untuk setiap pasangan actor- use case. Sebagai contoh, bila mempunyai dua actor yang sama-sama menginisialisasi use case yang sama untuk berkomunikasi dengan system.

b.      Kelas-kelas entitas

Kelas-kelas entitas menangani informasi yang disimpan dalam penyimpanan tetap. Kelas entitas biasanya ditemukan dalam aliran kejadian (flow of event) pada diagram interaksi. Mereka adalah kelas-kelas yang sebagian besar bermakna terhadap pemakai dan secara tipikal diberikan nama menggunakan teknologi domain bisnisnya.

       Perhatikan kata benda dalam aliran kejadian. Beberapa kata benda akan menjadi kelas entitas dalam system. Cara lainnya adalah dengan memperhatikan struktur basis data. Jika rancangan basis data telah dibuat, perhatikan nama-nama table. Tabel-tabel menangani beberapa record informasi secara permanen, sementara kelas entitas, menangani informasi didalam memori computer saat computer sedang dihidupkan. Dalam UML, notasi kelas entitas digambarkan sebagai berikut.

Dari rancangan basis data, dapat di telusuri balik beberapa field pada basis data kebutuhan system. Kebutuhan system menentukan aliran kejadian(flow of event), dan aliran kejadian menentukan obyek-obyek, kelas-kelas, dan attribut-attribut dalam kelas. Masing-masing attribut dalam kelas entitas mungkin akan menjadi field dalam basis data.

c.       Kelas-kelas Kontrol

Kelas kontrol bertanggung jawab untuk mengkoordinasikan kegiatan-kegiatan terhadap kelas lainnya. Kelas ini bersifat opsional, tetapi jika kelas Kontrol ini digunakan, maka secara tropical satu kelas control untuk satu use case tersebut. Ada kelas-kelas control yang digunakan bersama oleh beberapa use case. Dalam UML, notasi kelas entitas digambarkan sebagai berikut.

-          Penamaan kelas

Masing-masing kelas harus mempunyai nama yang unik. Sebagian besar organisasi mempunyai konvensi penamaan sendiri untuk menamakan kelas-kelas yang dibuatnya. Umumnya kelas-kelas dinamakan menggunakan kata benda tunggal.

Nama kelas tidak menggunkan spasi. Ini dilakukan karena alasan praktis, dimana beberapa bahasa pemrograman tidak membolehkan adanya spasi. Hal lainnya yang perlu diperhatikan adalah bahwa nama kelas hendaknya pendek, cukup untuk menjelaskan apa yang akan kelas lakukan.

Jadi penamaan kelas sangat tergantung pada organisasi kita. Jika kita mempunyai kelas yang digunakan dalam organisasi yang bersangkutan, tetapi yang jelas bahwa hal tersebut harus konsisten digunakan untuk keseluruhan kelas-kelas yang dibuatnya.

-          Visibilitas kelas

Pilihan visibilitas menentukan dapat tidaknya sebuah kelas dilihat dari luar paket. Ada 3 pilihan visibilitas untuk sebuah kelas yaitu :

1.      Public

2.      Menyatakan bahwa sebuah kelas dapat dilihat dari kelas-kelas lainnya dalam system.

3.      Protected atau private

4.      Menyatakan bahwa sebuah kelas dapat dilihat dari kelas-kelas majemuk(nested), friends, atau dari kelas itu sendiri.

5.      Package atau implementation.

6.      Menyatakan bahwa sebuah kelas dapat dilihat hanya oleh kelas yang lain dalam paket yang sama.

-          Multiplicity kelas

Multiplicity memberikan gambaran ebuah instant yang akan ditampung dalam kelas. Misalnya, dalam kelas pegawai, kita mungkin mempunyai beberapa instant, satu untuk Ani, satu untuk Ina, satu untuk Nana dan seterusnya. Sehingga Multiplicity untuk kelas pegawai diset n. Pada kelas control, Multiplicity diset 1, karena pada saat aplikasi berjalan hanya satu kelas.

Beberapa jenis Multiplicity kelas.

Table Multiplicity untuk kelas :

Multiplicity

Arti

n (default)

Banyak

0..0

Nol

0..1

Nol atau Satu

0..n

Nol atau Banyak

1..1

Tepat satu

1. .n

Satu atau banyak

Table Notasi Multiplicity menggunakan kustomisasi

Format

Arti

Tepat

..

Antara

..

Atau nol

,

, ..

Tepat atau antara dan

.. ,

..

Antara dan atau antara dan

-          Paket

Paket digunakan unruk mengelompokkan kelas-kelas yang mempunyai kesamaan. Dalam UML, digambarkan sebagai berikut :

Ada beberapa cara mengelompokkan kelas-kelas dalam paket, tetapi bagaimanapun juga,  kelas-kelas dapat dikelompokkan dalam paket yang sama tergantung dari keinginan kita sendiri. Salah satu pendekatan yang dapat digunakan adalah berdasarkan Stereotype-nya. Dengan pendekatan ini, dapat dibuat satu paket untuk kelas-kelas entitas, dan satu kelas untuk  kelas-kelas control.

Pendekatan lainnya yang dapat digunakan adalah dengan fungsionalitasnya. Misalnya, kita punya paket security untuk kelas-kelas yang digunakan menangani keamanan system.

Akhirnya, dapat digunakan kombinasi dua pendekatan diatas. Paket dapat dibuat bersarang, dimana satu paket mengandung paket lainnya. Pada level tertinggi, dapat dikelompokkan berdasarkan fungsionalitasnya, kemudian diikuti dengan sub fungsionalitasnya lainnya atau dengan stereotype-nya.

Daftar Pustaka :  Modul praktikum ADBO Lab.Sistem Informasi UPN “Veteran” Jatim

Gallery Apa Itu Class Diagram

Class Responsibility Collaborator Crc Models An Agile

Electromagnetic Spectrum Definition Diagram Uses

Unified Modeling Language Uml State Diagrams Geeksforgeeks

Design A Library Management System

Design Codes Uml Class Diagram Association Aggregation

Proxy Pattern Wikipedia

26 Mei 2019 Puren Timothy Sure Foundation Class Chapter

Prototype Pattern Wikipedia

The C4 Model For Visualising Software Architecture

Pengertian Class Diagram Contoh Dan Simbolnya Pelajarindo

Implementation Class Diagram Download Scientific Diagram

Uml Tools The Best Use Case Diagram Software 2019 Ionos

Class Diagram Tutorial

Uml Tools The Best Use Case Diagram Software 2019 Ionos

Uml Class Diagrams Tutorial Step By Step Salma Medium

Domain Class Diagram

Uml Class Diagrams Tutorial Step By Step Salma Medium

Tentang Class Diagram Pengertian Simbol Dan Contohnya

What Is Data Mapping Data Mapping Tools And Techniques

Design A Library Management System

Data Dissemination Diagrams

Django Tutorial Part 3 Using Models Learn Web Development

Uml Association Vs Aggregation Vs Composition With Example

Proxy Design Pattern

Pengetahuan Dasar Dan Contoh Diagram Kelas Class Diagram

Design Codes Uml Class Diagram Association Aggregation


Belum ada Komentar untuk "Apa Itu Class Diagram"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel