Hasil Produksi Pada Tingkatan Perekonomian Rumah Tangga Keluarga Adalah Untuk Memenuhi Kebutuhan



Pengaruh Jumlah Konsumen Dan Jumlah Meter Kain Terhadap

√ Pelaku Ekonomi : Pengertian, Macam, Peran, dan Diagram Interaksinya

Sistem ekonomi di setiap negara memiliki ciri khasnya masing-masing. Keberhasilan dari suatu system perekonomian itu sangatlah ditentukan oleh para pelaku ekonomi atau pelaku kegiatan ekonomi di dalamnya. Peran pelaku kegiatan kegiatan ekonomi inilah yang nantinya akan menentukan roda perekonomian di suatu negara.

Pada era Globalisasi ini sudah tidak diragukan lagi bahwa semakin tingginya persaingan di bidang ekonomi antar negara maupun di dalam negara itu sendiri. Oleh karena itu perlunya pemahaman yang cukup mendalam mengenai peran pelaku ekonomi dalam kegiatan ekonomi guna meningkatkan kualitas dari unit-unit usaha/perekonomiannya.

Bagi masyarakat awam sendiri mengetahui geliat aktivitas pelaku pelaku ekonomi sangat membantu guna menambah wawasan dan juga diharapkan dapat terlibat dalam kegiatan ekonomi tersebut. Adapun untuk pengampu kebijakan seperti pemerintah, mengetahui peran para pelaku ekonomi sangat membantu dalam merumuskan kebijakan yang mendukung peningkatan perekonomian sekitar.

Melihat pentingnya keberadaan pelaku kegiatan ekonomi ini maka pada artikel Jurnal Manajemen kali ini akan mengupas tuntas secara mendalam mengenai pelaku kegiatan ekonomi. Berikut pembahasannya :

“Jelaskan apa yang dimaksud dengan pelaku ekonomi ?”

Biasanya pertanyaan diatas yang selalu muncul di benak orang-orang terkait pelaku kegiatan ekonomi. Terdapat berbagai definisi yang membahas mengenai pelaku kegiatan ekonomi  diantaranya :

  • Pelaku Ekonomi adalah individu ataupun lembaga yang berkecimpung pada kegiatan perekonomian yang meliputi produksi, distribusi, maupun konsumsi.
  • Seluruh pihak apakah perorangan ataupun organisasi (pemerintah/swasta) yang melaksanakan kegiatan ekonomi baik produksi, distribusi atau konsumsi.

Dari kedua definisi di atas pelaku kegiatan ekonomi merupakan seluruh elemen masyarakat baik individu maupun organisasi (pemerintah/swasta) yang melakukan kegiatan ekonomi yang meliputi produksi, distribusi, dan konsumsi. Adapun kegiatan ekonomi tersebut masih dapat di jabarkan lebih mendalam sesuai dengan bidang dan juga trend pada saat ini.

Baca Juga : Sistem Ekonomi Islam (Syariah) : Prinsip, Hukum, Tujuan, Dll

Macam Macam Pelaku Ekonomi

Siapakah para Pelaku Ekonomi ? / Sebutkan Pelaku ekonomi ?

Setelah mengetahui definisi dari pelaku ekonomi pertanyaan diatas menjadi pertanyaan lanjutan. Pada dasarnya terdapat 4 pelaku ekonomi yang telah dikategorikan dan memiliki perannya masing-masing. Adapula yang mengatakan bahwa terdapat 5 pelaku ekonomi. Semuanya berdasarkan teori yang dapat dipertanggungjawabkan. Lalu siapa saja yang menjadi pelaku ekonomi ?

5 Pelaku ekonomi diantaranya adalah :

  1. Rumah Tangga
  2. Perusahaan
  3. Negara/Pemerintah
  4. Masyarakat Luar Negeri
  5. Lembaga Keuangan

Kategori diatas disesuaikan dari skala/cakupan kegiatan ekonominya dari mulai yang terkecil hingga yang lebih luas. Klasifikasi tersebut digunakan untuk mempermudah pembagian setiap perannya.

Peran Pelaku Ekonomi

“Apa peran pelaku ekonomi dalam perekonomian?”

Para pelaku ekonomi memiliki perannya masing-masing. Peran yang dijalankan sesuai dengan tingkatan yang berlaku. Berikut peran pelaku ekonomi sesuai dengan jenisnya :

1. Rumah Tangga

Pelaku kegiatan ekonomi dalam skala rumah tangga merupakan cakupan terkecil dibandingkan dengan jenis lainnya. Pada kegiatan ekonomi terdapat 2 peran yang dijalankan oleh rumah tangga diantaranya :

  1. Sebagai konsumen : Sebagai rumah tangga keluarga pastilah melakukan kegiatan konsumsi terhadap suatu produk baik barang ataupun jasa. Kegiatan tersebut dilakukan guna melangsungkan kehidupan mereka. Terdapat berbagai factor yang mempengaruhi kegiatan konsumsi pada skala rumah tangga seperti jumlah anggota keluarga, harga suatu produk, status social, selera konsumsi, dan lain sebagainya.
  2. Penyedia Faktor Produksi : Selain sebagai konsumen rumah tangga juga menyediakan faktor produksi. Ada juga yang mengatakan rumah tangga sebagai produsen. Contoh penyediaan faktor produksi yang dilakukan pada skala rumah tangga adalah penyediaan tenaga kerja, modal, bahan baku, wiraswasta, dan lahan/tanah/bangunan. Melalui faktor produksi rumah tangga memperoleh penghasilan untuk kegiatan konsumsinya.

Hubungan antara dua peran diatas saling berkaitan. Untuk memenuhi kebutuhan konsumsinya, rumah tangga harus berpenghasilan dengan memanfaatkan faktor produksi yang dimiliki/dihasilkan. Adapun sumber penghasilan rumah tangga secara umum diantaranya :

  • Memperoleh upah kerja atau gaji sebagai ganti dari pengorbanan tenaga dalam proses produksi.
  • Sewa : sebagai upah atau bayaran kepada rumah tangga yang meminjamkan lahan ataupun bangunan yang digunakan untuk proses produksi.
  • Bunga : Sebagai balik jasa jika menyimpan uang/tabungan di lembaga keuangan seperti BANK. Meski demikian langkah ini tidak dibenarkan oleh syariat.
  • Bagi Hasil : Sebagian lembaga keuangan juga memberikan bagi hasil jika tabungan rumah tangga digunakan untuk memutar usaha.
  • Laba : Sebagai imbalan terhadap pengelolaan suatu usaha.
  • Penjualan : Memperoleh hasil keuntungan dari transaksi jual-beli.

Berdasarkan sumber penghasilan rumah tangga dapat dikatakan bahwa telah tercipta arus uang antara proses penyedia faktor produksi dengan produsen.  Produsen disini bisa disebut dengan perusahaan ataupun rumah tangga produsen.

2. Perusahaan

Definisi perusahaan sebagai pelaku kegiatan ekonomi dapat dikatakan sebagai rumah tangga produksi maupun organisasi yang profit oriented. Perusahaan memanfaatkan faktor produksi guna menghasilkan laba dan memberikan pelayanan kepada masyarakat.

Secara umum pengertian perusahaan adalah badan usaha yang melakukan aktivitas bisnis secara berkesinambungan dengan tujuan memperoleh keuntungan secara ekonomi dan beroperasi di wilayah suatu negara (Indonesia).

Terdapat berbagai macam badan hukum dari perusahaan seperti perusahaan perseorangan, CV, Firma, dan juga PT. Adapun secara kepemilikan perusahaan dibagi menjadi dua yaitu perusahaan milik pemerintah dan juga perusahaan swasta.

Dalam aktivitas perekonomian, perusahaan memiliki peran yang sangat penting. Hal ini dapat dilihat dari aktivitas perusahaan dalam memutar roda perekonomian.

Beberapa peran perusahaan sebagai pelaku ekonomi adalah :

  • Membeli dan menggunakan faktor produksi seperti bahan baku, penggunaan tenaga kerja dan modal yang digunakan untuk proses produksi.
  • Menghasilkan suatu barang ataupun jasa yang nantinya juga sebagai pemasok di pasar barang/jasa.
  • Menjual produk baik barang ataupun jasa ke luar perusahaan seperti masyarakat umum, luar negeri, pemerintah ataupun sesame perusahaan.
  • Mengakses kredit ke lembaga keuangan untuk nantinya diputar dalam aktivitas usaha.
  • Membayar pajak atas aktivitas usaha yang dijalankan.
  • Bertanggungjawab atas kemakmuran dan kesejahteraan karyawan dan juga lingkungan di sekitar perusahaan.

Baca Juga : Cara Mendirikan CV Lengkap dengan Persyaratannya

Langkah yang dilakukan perusahaan untuk menjamin kesejahteraan bagi karyawannya adalah dengan memberikan upah minimum sesuai dengan kinerja dan juga standard di wilayah perusahaan beroperasi. Selain itu perusahaan juga wajib memberikan jaminan di hari tua atau dana pension kepada karyawan yang telah purna-tugas.

Adapun memberikan kemakmuran pada lingkungan sekitar dapat dilakukan menggunakan program CSR (Corporate Social Responsibility). Program ini berusaha untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat dengan berbagai cara. Beberapa diantaranya seperti pembangunan jalan/bangunan, mengurangi efek negative dari limbah perusahaan, memberikan beasiswa, membina umkm, dan lain sebagainya.

Pemerintah memegang peran yang sangat penting dalam keberjalanan perekonomian suatu negara. Bagaimana tidak ? pemerintah memiliki tugas untuk mengatur dan mengendalikan Pembangunan Ekonomi suatu negara dengan berbagai kebijakan yang dibuat.

Pada dasarnya pemerintah memiliki tujuan utama dalam pembangunan perekonomian yaitu :

  • Menumbuhkan peluang kerja
  • Mengontrol laju inflasi
  • Menstabilkan neraca perdagangan/pembayaran terhadap luar negeri
  • Mendorong peningkatan ekonomi
  • Mensejahterakan dan memakmurkan warga negaranya

Demi mencapai tujuan di atas pemerintah memiliki beberapa peran yang harus dijalankan pada Kegiatan Ekonomi. Pertama sebagai produsen, kemudian sebagai konsumen dan, sebagai pengatur aktivitas perekonomian.

Sebagai produsen pemerintah berusaha untuk menghasilkan produk baik barang atau jasa yang diperlukanoleh masyarakat. Contoh pemerintah sebagai produsen adalah PT. Pertamina yang mengelola minyak bumi, Semen yang dikelola oleh PT. Cibinong, PT. Krakatau Steel yang mengelola baja, PT. PLN mengelola listrik, PDAM mengelola air, PT. KAI mengelola perkeretaapian, POS dikelola oleh PT. POS, penerbangan dikelola oleh PT. Dirgantara dan masih banyak lainnya.  

Untuk menjalankan roda pemerintahan baik sebagai pengatur kebijakan ataupun sebagai produsen pemerintah juga memerlukan berbagai bahan untuk mempermudah operasionalnya. Sebagai contoh pemerintah memerlukan alat tulis kantor untuk perusahaannya, perangkat lunak dank eras seperti computer, dan juga memerlukan mobil dinas hingga peralatan perang untuk pertahanan dan keamanan.

Hal yang paling berdampak dari peran pemerintah adalah sebagai pengampu kebijakan yang berkaitan dengan perekonomian. Pemerintah bertugas mengatur perekonomian sesuai dengan Pancasila dan UUD 1945 serta garis besar haluan negara Indonesia.

Beberapa peraturan pemerintah yang termaktub dalam Undang-Undang dalam mengatur perekonomian diantaranya adalah UU NO. 2 Tahun 1999 Tentang Otonomi Daerah, UU No.2 Tahun 1999 Tentang Perimbangan Anggaran antara Pemerintah Pusat dan Daerah, UU No. 27 Tahun 2003 Terkait Pemanfaatan Panas Bumi, UU No. 13 Tahun 2003 Tentang ketenagakerjaan, dan juga berbagai aturan lainnya.

Peran pemerintah terhadap pembangunan ekonomi di breakdown menjadi berbagai macam kebijakan. Setidaknya terdapat berbagai kebijakan yang diantaranya :

  • Mendorong prekonomian dengan berbagai investasi di infrastruktur seperti pembangunan jalan raya, jembatan, sarana prasarana dan hal fisik lainnya.
  • Mendirikan perusahaan-perusahaan milik negara guna menjadi penyeimbang aktivitas perekonomian
  • Mengatur kebijakan perpajakan
  • Membelanjakan pendapatan negara untuk memenuhi keperlua negara
  • Menggunakan tenaga kerja guna membantu pekerjaan kepemerintahan
  • Mengatur Kebijakan Fiskal terkait pendapatan dan pembelanjaan uang negara
  • Kebijakan moneter tentang pengaturan jumlah uang beredar
  • Mengatur kebijakan perekonomian internasional seperti perdagangan ekspor dan impor

Selain kebijakan di atas masih terdapat kebijakan pemerintah sebagai pelaku ekonomi yang berpengaruh besar terhadap pembangunan nasional. Adapun biasanya yang diatur oleh pemerintah pusat adalah hal yang berkaitan dengan Ekonomi Makro.

4. Masyarakat Luar Negeri

Tidak dapat dipungkiri bahwa setiap wilayah negara memiliki kepemilikan sumber dayanya masing-masing. Terdapat kelebihan di suatu wilayah yang tidak dimiliki oleh wilayah lain. Oleh karena itu kebutuhan antar negara tidak dapat dihindarkan.

Kondisi inilah yang mennyebabkan kebutuhan antar negara dengan melaksanakan aktivitas ekonomi seperti perdagangan luar negeri.

Beberapa aktivitas yang dilakukan oleh masyarakat luar negeri atau peran masarakat luar negeri sebagai pelaku ekonomi diantaranya :

  • Melakukan aktivitas perdagangan internasional berupa ekspor impor baik barang maupun jasa.
  • Memberikan atau melakukan aktivitas investasi maupun pinjaman demi pembangunan di dalam negeri baik terhadap pemerintah maupun perusahaan swasta.
  • Membeli produk buatan dalam negeri demi meningkatkan Devisa Negara dan juga promosi produk dalam negeri.
  • Masuk ke pasar uang Indonesia.
  • Menyediakan modal dan tenaga ahli yang terlatih di luar negeri.

Keberadaan masyarakat luar negeri sangat berarti bagi perekonomian Indonesia melalui aktivitas di atas. Mereka juga menjadi penghubung antar negara dalam menggerakkan perekonomian bangsa.

5. Lembaga Keuangan

Bentuk lembaga keuangan memiliki tempat tersendiri di dalam kegiatan perekonomian selain sebagai perusahaan produsen. Lembaga keuangan sendiri merupakan lembaga yang menjalankan aktivitas keuangan baik bank ataupun non-bank guna membantu dalam peningkatan ekonomi nasional.

Peran lembaga keuangan sendiri sebagai pelaku ekonomi dapat dijabarkan sebagai berikut :

  • Mengumpulkan dana dari berbagai pihak baik perusahaan, pemerintah, maupun rumah tangga
  • Memberikan pinjaman/kredit sebagai modal bagi perusahaan produsen dalam rangka meningkatkan performa usaha.
  • Menyediakan uang giral sebagai alat transaksi perdagangan.

Saat ini hampir segala aktvitas perekonomian melibatkan yang namanya lembaga keuangan. Selain mempermudah dalam pengadaan modal juga mempercepat pergerakan perekonomian. Meski sebagai negara dengan penduduk muslim terbesar di dunia hukum transaksi yang digunakan seharusnya lebih condong ke hukum syariah.

Interaksi Pelaku Ekonomi

Dari berbagai pelaku kegiatan ekonomi semuanya tidak bergerak sendiri-sendiri. Antar pelaku kegiatan ekonomi saling berinteraksi satu dengan lainnya. Rumah tangga membeli produk kepada perusahaan atau rumah tangga produsen. Perusahaanpun menggunakan faktor produksi yang disediakan dari rumah tangga.

RUmah tangga dan perusahaan melakukan pembayaran pajak kepada pemerintah guna membangun infrastruktur yang memudahkan aktivitas perekonomian. Lebih jauh lagi rumah tangga dan perusahaan melakukan ekspor impor ke luar negeri didukung dengan kebijakan dari pemerintah.

Secara sederhana interaksi pelaku ekonomi dapat dilihat pada diagram interaksi pelaku ekonomi di bawah ini :

Demikian artikel mengenai pelaku ekonomi, semoga bermanfaat dan bagikan untuk memperluas ilmu pengetahuan^^

Gallery Hasil Produksi Pada Tingkatan Perekonomian Rumah Tangga Keluarga Adalah Untuk Memenuhi Kebutuhan

Pdf Lsc 3 Proceeding Firqo Amelia Academia Edu

Riau Pos Pdf Edisi Jumat 19 April 2019 By Riau Pos Issuu

Konsumsi Adalah Pengertian Tujuan Ciri Manfaat Dan Contoh

Pdf Analisis Prilaku Ibu Rumah Tangga Di Perkotaan Terhadap

Simulasi Cat Cpns Online Pdf Download Gratis

Index Of Indikasi Geografis Filemedia Kopi Enrekang Files Thumb

Potret Umkm Indonesia Si Kecil Yang Berperan Besar Ukm

Penjualan Eceran Ritel Tujuan Fungsi Jenis Faktor Peran

Istilah Istilah Yang Digunakan Dalam Ekonomi Jojoblog

Pembangunan Berkelanjutan Tujuan Manfaat Ciri Dan Dampak

Diagram Interaksi Antar Pelaku Ekonomi Ilmu Ekonomi Id

Pendekatan Ekonomi Rumah Tangga

Pdf Bagian Pertama Pengantar Ekonomi Mikro Reza Putra

Indonesian A Comprehensive Grammar Pdf Free Download

Pengaruh Jumlah Konsumen Dan Jumlah Meter Kain Terhadap

Potret Umkm Indonesia Si Kecil Yang Berperan Besar Ukm

Perkantas Posts Facebook

Pdf Community Mining In Indonesia Minimising Harm

Peranan Pasar Dalam Ekonomi

Pdf Pkk And Shadows Post Reformation State Ibuism

Analisis Regresi Dengan Spss Mitra Riset

Pendekatan Ekonomi Rumah Tangga


Belum ada Komentar untuk "Hasil Produksi Pada Tingkatan Perekonomian Rumah Tangga Keluarga Adalah Untuk Memenuhi Kebutuhan"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel