Serat Wedhatama Pupuh Pocung



Jawakuugaindonesiaku Instagram Posts Gramho Com

Serat Wedhatama Tembang Pocung

TEMBANG POCUNG Gusti Pangeran Adipati Arya Sri Mangkunegoro IV MACAPAT Ngelmu iku

Kalakone kanthi lakuPublish Post

Lekase lawan kas Tegese kas nyantosani Setya budaya pangekese dur angkara Ilmu yang sejati hanya dapat dicapai dengan laku dan hanya berguna, apabila diterjemahkan dalam perilaku sehari-hari. Perilaku dengan kesungguhan hati akan menghasilkan kepuasan batin. Demikian kau akan menghadirkan SANG DIRI PRIBADI yang dapat membedakan antara benar dan salah.

Angkara gung Neng angga aggung gumulung Gogolonganira Triloka lekere kongsi Yen den umbar ambabar dadi rubeda

Napsu angkara besar, ada didalam diri yang kuat menggumpal, menjangkau hingga ke tiga jaman,

jika dibiarkan berkembang akan berubah menjadi gangguan malapetaka.

Bada lamun Kang sus sengsem reh ngasamun Semune ngaksama Sasamane bangsa sisip Sarwa sareh saking mardi martotama Lain halnya dengan mereka yang telah menemukan DIRI PRIBADI. Selain penuh dengan kesabaran dan kasih, mereka juga akan saling memaafkan dan berupaya untuk berbudi pekerti luhur setiap saat. Taman limut, Durgameng tyas kang weh limput Karem ing karamat Karana karoban ing sih Sihing sukma ngreda sahardi gengira DIRI PRIBADI selalu menyuarakan kebenaran, sehingga hawa napsu tidak dapat menggoda mereka lagi. Sesungguhnya, kehadiran DIRI PRIBADI itu merupakan anugerah Allah yang paling besar. Yeku patut Tinulad-tulad tinurut Sapituduhira Aja kaya jaman mangkin Keh pra mudha mundhi diri lapal makna itulah yang pantas ditiru, contoh yang patut diikuti, seperti semua nasihatku, jangan seperti jaman nanti, banyak anak muda yang menyombongkan diri dengan hafalan ayat Nora weruh Rosing rasa kang rinuruh Lumeketing angga Anggere padha marsudi Kana-kene kaanane nora beda Tidak memahami, hakekat ilmu yang dicari, sebenarnya ada di dalam dirinya sendiri, asal mau berupaya, sana sini (ilmunya) tidak berbeda. Gending ini untuk mengiringi serat wedhatama karya dari KGPAA Mangkunegara IV yang dipersembahkan oleh paguyuban Karawitan Jawi Condong Raos Pimpinan Ki. Nartosabdho (alm) dengan swarawati Nyi. Sutantinah, Nyi. Tugini, Nyi. Suyatmi. Sumber: http://sukolaras.wordpress.com/2008/07/26/karya-kgpaa-mangkunegara-iv-1/ SERAT WEDHATAMA TEMBANG POCUNG Gusti Pangeran Adipati Arya Sri Mangkunegoro IV

GENDING JAWA

Ada – Ada Ngelmu iku Kalakone kanthi laku Lekase lawan kas Tegese kas nyantosani Setya budya pangekese dur angkara
Ilmu yang sejati hanya dapat dicapai dengan laku dan hanya berguna, apabila diterjemahkan dalam perilaku sehari-hari. Perilaku dengan kesungguhan hati akan menghasilkan kepuasan batin. Demikian kau akan menghadirkan SANG DIRI PRIBADI yang dapat membedakan antara benar dan salah.
Ketawang Pocung Santi Pl.6 Angkara gung Neng angga-anggung gumulung Gogolonganira Tri loka lekere kongsi Yen den umbar ambabar dadi rubeda Napsu angkara besar, ada didalam diri yang kuat menggumpal, menjangkau hingga ke tiga jaman, jika dibiarkan berkembang akan berubah menjadi gangguan malapetaka. Beda lamun Wus sengsem rehing asamun Semune ngaksama Sesamane bangsa sisip Sarwa sareh saking mardi martotama Lain halnya dengan mereka yang telah menemukan DIRI PRIBADI. Selain penuh dengan kesabaran dan kasih, mereka juga akan saling memaafkan dan berupaya untuk berbudi pekerti luhur setiap saat. Ketawang Pocung Wuyung Pl.6 Taman limut, Durgameng tyas kang weh limput Kerem ing karamat Karana karoban ing sih Sihing suksma ngrebda saardi gengira DIRI PRIBADI selalu menyuarakan kebenaran, sehingga hawa napsu tidak dapat menggoda mereka lagi. Sesungguhnya, kehadiran DIRI PRIBADI itu merupakan anugerah Allah yang paling besar. Yeku patut Timulad-tulad timurut Sapituduhira Aja kaya jaman mangkin Keh pra mudha mundhi dhiri rapal makna itulah yang pantas ditiru, contoh yang patut diikuti, seperti semua nasihatku, jangan seperti jaman nanti, banyak anak muda yang menyombongkan diri dengan hafalan ayat Ketawang Pocung Dayaguna Pl.6 Nora weruh Rosing rasa kang rinuruh Lumeketing angga Anggere padha marsudi Kana-kene kahanane nora beda Tidak memahami, hakekat ilmu yang dicari, sebenarnya ada di dalam dirinya sendiri, asal mau berupaya, sana sini (ilmunya) tidak berbeda. Uger lugu Denta mrih pralebdeng kalbu Yen Kabul kabuki Ing drajad kajating urip Kaya kang wus winahya sekar Sri Nata Asal tidak banyak tingkah, agar supaya merasuk ke dalam sanubari. Bila berhasil, terbuka derajat kemuliaan hidup yang sebenarnya. Seperti yang telah tersirat dalam tembang sinom. Ada-Ada Uger lugu Denta mrih pralebdeng kalbu Yen Kabul kabuki Ing drajad kajating urip Kaya kang wus winahnya sekar Sri Nata Asal tidak banyak tingkah, agar supaya merasuk ke dalam sanubari. Bila berhasil, terbuka derajat kemuliaan hidup yang sebenarnya. Seperti yang telah tersirat dalam tembang sinom. Ketawang Pocung Mulat Sl.6 Basa ngelmu Mupakate lan panemu Pasahe lan tapa Yen satriya tanah Jawi Kuna-kuna kang ginilut triprakara Yang namanya ilmu, dapat berjalan bila sesuai dengan cara pandang kita. Dapat dicapai dengan usaha yang gigih. Bagi satria tanah Jawa, dahulu yang menjadi pegangan adalah tiga perkara Lila lamun Kelangan nora gegetun Trima yen kataman Sak serik sameng dumadi Tri legawa nalangsa srah ing Bathara

Pertama, Rela yang berarti tidak menyesal,

apabila kehilangan sesuatu.

Kedua, Menerima yang berarti tetap sabar,

walaupun dicaci-maki.

Ketiga, Penyerahan diri sepenuhnya

pada Kehendak Illahi.

Ketawang Pocung Talu Sl.My Bathara gung Inguger graning jajantung Jenek Hyang Wisesa Sana Pesenetan suci Nora kaya si mudha mudhar angkara

HATI NURANI kita merupakan tempat yang suci,

Di mana Allah bersemayam.

Mereka yang bodoh tidak

mendengarkan suara HATI NURANI atau SANG DIRI PRIBADI

tetapi mengindahkan HAWA NAPSU nya.

Nora uwus Karema anguwus-uwus Uwose tan ana Mung janjine muring-muring Kaya buta buteng betah nganiaya Bukan henti hentinya gemar mencaci maki. Tanpa ada isinya kerjaannya marah-marah seperti raksasa; bodoh, mudah marah dan menganiaya sesama. Pocung Palaran Sl.My Sakeh luput Ing angga tansah linimput Linimpet ing sabda Narka tan ana udani Lumuh ala hardane ginawe gada Semua kesalahan dalam diri selalu ditutupi, ditutup dengan kata-kata mengira tak ada yang mengetahui, bilangnya enggan berbuat jahat padahal tabiat buruknya membawa kehancuran.

Durung punjul 

Kasusu kaselak jujul Kaseselan hawa Cupet kapepetan pamrih Tangeh nedya anggambuh mring Hyang Wisesa Belum cakap ilmu Buru-buru ingin dianggap pandai. Tercemar nafsu selalu merasa kurang, dan tertutup oleh pamrih, sulit untuk manunggal pada Yang Mahakuasa.

Gallery Serat Wedhatama Pupuh Pocung

Serat Wedhatama Pupuh Pucung Pada 11 15

Teacher Squad Entertainment Videos Teacher Squad

Pupuh Pocung Serat Anggitanipun Kgpaa Mangkunegara Iv

Videos Matching Pocung Revolvy

Dipma Author At Program Keahlian Multimedia

Images Tagged With Pocung On Instagram

Bab Iv Hasil Penelitian A Serat Wedhatama Dan Sosok

Videos Matching Pocung Revolvy

Restore Konfigurasi Mikrotik Yang Telah Di Backup Blognya

Serat Wedhatama Pupuh Pucung Pada 11 15

Tugas Basa Jawa Serat Wedhatama Pupuh Pocung Pada Kaping 4

5 Pupuh Serat Wedhatama Pangkur Sinom Pocung Gambuh Lan

Ngelmu Dalam Serat Wedhatama Institute For Javanese Islam

Java Wisdom Serat Wedhatama One Of The Main Teaching In

Doc Serat Wedhatama Pupuh Pocung Pada 1 Dwii Kurniasari

1 Kisi Usbn B Jawa Sma Kur 13 Final

Serat Wedhatama Pdf Dan Artinya Moonpars S Diary

Ilmu Kautaman Dalam Serat Wedhatama Jateng Pos

Ukbm Basa Jawa X Sma

Indonesiaragambahasa Instagram Posts Gramho Com

Serat Wedhatama Kitab Pengetahuan Utama Bagi Manusia

153 Nilai Nilai Karakter Yang Terdapat Dalam Serat

Serat Wedhatama Pupuh Pocung Smk N 3 Jepara Youtube

Pupuh Pocung Beserta Artinya Synaoo Com

Lagu Tembang Macapat Jawa Sekar Pocung Laras Slendro Pathet

Serat Wedhatama Pupuh Gambuh Dan Gancaran Artinya Pada 1

The World S Best Photos Of Macapat And Wedhatama Flickr

Serat Wedhatama Pupuh Pucung Pada 11 15

Videos Matching Pocung Revolvy


Belum ada Komentar untuk "Serat Wedhatama Pupuh Pocung"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel