Faktor Yang Mempengaruhi Penawaran



Faktor Faktor Yang Mempengaruhi Penawaran Ips Febrian Home

Kenali Hal yang Mempengaruhi Penawaran dan Permintaan dalam Ekonomi

Dalam setiap transaksi perdagangan dalam ilmu ekonomi, pasti ada yang namanya permintaan (demand) dan penawaran (supply). Harga dan kuantitas suatu barang atau jasa akan saling mempengaruhi satu sama lain.

Untuk bisa memprediksi fenomena ekonomi di masa mendatang, ada baiknya kita mengetahui lebih lanjut tentang permintaan dan penawaran ini. Yuk, kita simak lebih lanjut!

Pengertian Permintaan dan Penawaran

Dalam dunia ekonomi, pengertian permintaan adalah sejumlah barang yang dibeli atau diminta oleh konsumen pada suatu harga dan waktu tertentu. Sedangkan, penawaran adalah sejumlah barang yang dijual atau ditawarkan kepada konsumen pada suatu harga dan waktu tertentu.

Kedua hal ini digunakan untuk menentukan harga dan kuantitas yang terjual di pasar. Perannya sangat penting dalam dunia ekonomi, karena dapat digunakan untuk melakukan analisis ekonomi mikro dan sebagai titik tolak bagi berbagai model dan teori ilmu ekonomi lainnya.

Model penawaran dan permintaan juga memperkirakan harga yang akan berfungsi sebagai penyeimbang antara kuantitas yang diminta dan kuantitas yang ditawarkan dalam pasar yang kompetitif.

Jenis-Jenis Permintaan dan Penawaran

Setelah mengetahui definisi, perlu kamu ketahui juga bahwa mereka dibagi menjadi beberapa jenis. Berikut adalah jenis-jenis permintaan dan penawaran:

Jenis Permintaan

Jenis permintaan bisa dibagi berdasarkan dua faktor, yakni daya beli konsumen dan jumlah permintaan. Berikut adalah kedua pembagian tersebut dengan lebih detil:

Berdasarkan Daya Beli Konsumen

  • Permintaan efektif, yakni sejumlah permintaan yang disertai dengan adanya daya beli dan dilaksanakan.
  • Permintaan potensial, yaitu sejumlah permintaan yang disertai dengan adanya daya beli, tapi belum dilaksanakan.
  • Permintaan absolut, yang adalah sejumlah permintaan yang tidak disertai dengan adanya daya beli, cenderung berupa angan-angan belaka.

Berdasarkan Jumlah Permintaan

  • Permintaan individu, yakni sejumlah permintaan individu terhadap barang atau jasa tertentu.
  • Permintaan pasar, yaitu hasil penjumlahan dari permintaan-permintaan individu terhadap barang atau jasa tertentu.

Jenis Penawaran

Jenis ini dapat dibedakan menjadi dua, yakni penawaran perorangan dan penawaran pasar. Berikut adalah penjelasan lebih rinci mengenai kedua jenis tersebut:

Penawaran Perorangan

Ini adalah jenis penawaran barang atau jasa yang dilakukan oleh seorang produsen atau penjual pada tingkat harga tertentu.

Penawaran Pasar

Penawaran jenis ini adalah jumlah keseluruhan dari penawaran barang atau jasa yang dilakukan oleh seorang produsen atau penjual pada tingkat harga tertentu.

Hukum Permintaan dan Penawaran

Permintaan dan penawaran saling memengaruhi satu sama lain. Mereka memiliki hukum sendiri-sendiri. Kedua hukum inilah yang menjelaskan tentang adanya hubungan yang buruk antara tingkat harga dengan jumlah barang yang diminta—atau kebalikannya.

Untuk mengetahui bagaimana cara kerja permintaan dan penawaran, sehubungan dengan perilaku pelaku ekonomi, diperlukan hukum ini. Meskipun begitu, hukum-hukum ini hanya berlaku jika faktor-faktor di luar harga dianggap tidak berubah (ceteris paribus). Berikut adalah penjelasan kedua hukum tersebut.

Hukum Permintaan

Hukum permintaan adalah hukum yang menjelaskan tentang adanya hubungan yang bersifat negatif antara tingkat harga dengan jumlah barang yang diminta. Apabila harga naik, maka jumlah barang yang diminta sedikit. Apabila harga rendah, maka jumlah barang yang diminta meningkat. Beginilah bunyi hukum permintaan:

“Semakin turun tingkat harga, maka semakin banyak jumlah barang yang tersedia diminta, dan sebaliknya semakin naik tingkat harga semakin sedikit jumlah barang yang bersedia diminta.”

Hukum Penawaran

Bahwa semakin tinggi harga, jumlah barang yang ditawarkan semakin banyak. Sebaliknya, semakin rendah perubahan harga barang, jumlah barang yang ditawarkan semakin sedikit. Inilah yang disebut hukum penawaran. Hukum ini menunjukkan keterkaitan antara jumlah barang yang ditawarkan dengan tingkat harga. Hukum ini pun berbunyi sebagai berikut:

“Semakin tingi harga, semakin banyak jumlah barang yang bersedia ditawarkan. Sebaliknya, semakin rendah tingkat harga, semakin sedikit jumlah barang yang bersedia ditwarkan.”

Skedul dan Pergeseran Kurva Permintaan dan Penawaran

Untuk dapat mengorganisir permintaan dan penawaran yang ada di pasar, ada baiknya seseorang membuat skedul dan menggeser kurva untuk kedua aspek tersebut. Apakah kedua hal ini? Skedul adalah sebuah tabel yang dapat memperlihatkan hubungan antara perubahan harga barang atau jasa dengan kuantitas barang yang ditawarkan.

Sementara itu, kurva adalah sebuah gambaran hubungan antara harga dan kuantitas tersebut, dengan asumsi faktor-faktor lain dianggap tidak berubah. Berikut adalah rinciannya untuk masing-masing aspek ilmu ekonomi:

Skedul dan Pergeseran Kurva Permintaan

Dari kurva di atas, kita bisa menyimpulkan bahwa, ketika harga naik, maka kuantitas barang yang ditawarkan pun akan naik—begitu pula sebaliknya. Tentu saja, ini mengingat adanya azas ceteris paribus.

Skedul dan Kurva Penawaran

Dari skedul dan pergeseran kurva permintaan di atas, bisa kita lihat bahwa, makin tinggi perubahan harga barang, maka makin sedikit jumlah unit barang yang diminta. Kurva yang turun menunjukkan hubungan berbanding terbalik antara harga dan kuantitas barang yang diminta.

Faktor – Faktor yang Mempengaruhi Permintaan dan Penawaran

Dalam membahas permintaan dan penawaran, tentu saja mereka juga dipengaruhi oleh berbagai macam faktor. Mengetahui faktor-faktor tersebut sangat berguna untuk bisa memprediksi naik dan turun, misalnya untuk memprediksi inflasi. Berikut adalah faktor-faktor tersebut:

Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Permintaan

  • Perilaku/selera konsumen
  • Ketersediaan dan perubahan harga barang sejenis pengganti dan pelengkap
  • Pendapatan/penghasilan konsumen
  • Perkiraan harga di masa depan
  • Banyaknya/intensitas kebutuhan konsumen

Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Penawaran

  • Biaya produksi dan tekonolgi yang digunakan
  • Tujuan dari perusahaan
  • Pajak
  • Ketersediaan dan perubahan harga barang pengganti atau pelengkap
  • Prediksi/perkiraan harga di masa depan

Penentuan Harga Keseimbangan

Harga keseimbangan atau harga ekuilibrium, dalam ilmu ekonomi, adalah harga yang terbentuk pada titik pertemuan pergeseran kurva permintaan dan pergeseran kurva penawaran. Terbentuknya harga dan kuantitas keseimbangan di pasar merupakan hasil kesepakatan antara pembeli (konsumen) dan penjual (produsen), dimana kuantitas yang diminta dan yang ditawarkan sama besarnya.

Jika keseimbangan ini telah tercapai, biasanya titik keseimbangan ini akan bertahan lama dan menjadi patokan pihak pembeli dan pihak penjual dalam menentukan harga. Sebelum kita mengetahui cara menentukan harga yang seimbang, kita perlu mengetahui arti sesungguhnya dari harga keseimbangan.

Apa itu Harga Keseimbangan?

Harga adalah perwujudan nilai tukar atas suatu barang/jasa yang dinyatakan uang. Oleh karena itu, harga merupakan nilai tukar obyektif atas barang/jasa dan nilai tukar obyektif itu sendiri adalah harga pasar atau harga keseimbangan.

Harga pasar tidak terbentuk secara otomatis, akan tetapi melalui suatu proses mekanisme pasar, yakni tarik menarik antara kekuatan pembeli dengan permintaannya dan kekuatan penjual dengan penawarannya.

Berdasarkan pengertian di atas, maka harga keseimbangan dapat diartikan sebagai harga yang terbentuk pada titik pertemuan pergeseran kurva permintaan dan pergeseran kurva penawaran. Terbentuknya harga dan kuantitas keseimbangan di pasar merupakan hasil kesepakatan antara pembeli (konsumen) dan penjual (produsen), dimana kuantitas yang diminta dan yang ditawarkan sama besarnya.

Jika keseimbangan ini telah tercapai, biasanya titik keseimbangan ini akan bertahan lama dan menjadi patokan pihak pembeli dan pihak penjual dalam menentukan harga.

Menentukan Keadaan Keseimbangan Dengan Matematika

Keadaan keseimbangan dapat pula ditentukan secara matematik, yaitu dengan memecahkan persamaan permintaan dan persamaan penawaran secara serentak atau simultan.

CONTOH :

Persamaan permintaan : Qd = 1.500 – 0,001 Pq

Persamaan penawaran  : Qs = -100 + 0,001 Pq

Syarat keseimbangan adalah permintaan sama dengan penawaran atau Qd = Qs.

1.500 – 0,001 P = -100 + 0,001 Pq

1.500 + 100 = 0,001 P + 0,001 Pq

1.600 = 0,002 Pq

Pq = 800.000 (harga keseimbangan/harga pasar).

Pengaruh Pajak terhadap Keseimbangan Pasar

Pengenaan pajak atau pemberian subsidi atas suatu barang yang diproduksi/dijual akan mempengaruhi keseimbangan pasar barang tersebut, mempengaruhi harga keseimbangan dan jumlah keseimbangan.

Pajak yang dikenakan atas penjualan suatu barang menyebabkan harga jual barang tersebut naik. Setelah dikenakan pajak, maka produsen akan mengalihkan sebagian beban pajak tersebut kepada konsumen, yaitu dengan menawarkan harga jual yang lebih tinggi.

Akibatnya, harga keseimbangan yang tercipta di pasar menjadi lebih tinggi daripada harga keseimbangan sebelum pajak, sedangkan jumlah keseimbangan menjadi lebih sedikit.

Pengaruh Subsidi terhadap Keseimbangan Pasar

Subsidi merupakan kebalikan atau lawan dari pajak, dan sering disebut pajak negatif. Keseimbangan akibat subsidi juga berkebalikan dengan keseimbangan akibat pajak. Subsidi dapat bersifat spesifik dan juga proposional.

Subsidi yang diberikan atas produksi/penjualan barang menyebabkan harga jual barang tersebut menjadi lebih rendah. Dampaknya, harga keseimbangan yang tercipta di pasar lebih rendah daripada harga keseimbangan sebelum atau tanpa subsidi, dan jumlah keseimbangannya menjadi lebih banyak.

Mengetahui tentang permintaan dan penawaran bisa sangat membantumu untuk mengatur keuangan. Apakah dengan ini kalian jadi tahu bagaimana harus mengelola pengeluaranmu? Jika kamu memimpin sebuah perusahaan, ada cara yang lebih praktis dan bebas repot untuk mengontrol budget dan pengeluaranmu lho. Dengan JojoExpense, kamu bisa menyerahkan semua proses reimbursement dan manajemen pengeluaranmu kepada sistem digital. Lebih aman, efisien dan mudah lho!

Gallery Faktor Yang Mempengaruhi Penawaran

Faktor Faktor Yang Mempengaruhi Penawaran Dan Permintaan

Faktor Yang Mempengaruhi Pergeseran Kurva Permintaan Dan

Faktor Faktor Yang Mempengaruhi Permintaan Dan Penawaran

Standar No Kompetensi Lu

Faktor Faktor Yang Mempengaruhi Penawaran Dan Contoh

Faktor Yang Mempengaruhi Permintaan Dan Penawaran Uang

Penawaran Ekonomi Mikro

Faktor Faktor Yang Mempengaruhi Penawaran Elastisitas Harga

Contoh Skripsi Analisis Faktor Faktor Yang Mempengaruhi

Faktor Yang Mempengaruhi Penawaran Dan Penjelasannya

Pengertian Penawaran Menurut Para Ahli Gregory Mankiw 2000

Pengertian Elastisitas 34wmo8kqk8l7

7 Faktor Yang Mempengaruhi Penawaran Di Indonesia Lengkap

Hukum Penawaran Pengertian Hukum Faktor Dan Kurva

33 Berikut Adalah Faktor Faktor Yang Mempengaruhi

Faktor Faktor Yang Mempengaruhi Penawaran Supply Youtube

Faktor Faktor Yang Mempengaruhi Permintaan Dan Penawaran

Analisis Faktor Yang Mempengaruhi Partisipasi Dan Nilai

Sk3 Kd3 1 Faktor An Dan Penawaran


Belum ada Komentar untuk "Faktor Yang Mempengaruhi Penawaran"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel