5 Roti Dan 2 Ikan



Lima Roti Dua Ikan On Twitter After Leaving Home For More

5 ROTI DAN 2 IKAN – SANG SABDA

HATI YESUS TERGERAK OLEH BELAS KASIHAN

(Bacaan Injil Misa Kudus, Hari Biasa sesudah Penampakan Tuhan – Selasa, 7 Januari 2014)

Ketika mendarat, Yesus melihat orang banyak berkerumun, maka tergeraklah hati-Nya oleh belas kasihan kepada mereka, karena mereka seperti domba yang tidak mempunyai gembala. Lalu mulailah Ia mengajarkan banyak hal kepada mereka.Pada waktu hari mulai malam, datanglah murid-murid-Nya kepada-Nya dan berkata, “Tempat ini terpencil dan hari mulai malam. Suruhlah mereka pergi ke kampung-kampung dan desa-desa sekitar sini, supaya mereka dapat membeli makanan bagi diri mereka.” Tetapi jawab-Nya, “Kamu harus memberi mereka makan!” Kata mereka kepada-Nya, “Haruskah kami pergi membeli roti seharga dua ratus dinar untuk memberi mereka makan?” Tetapi Ia berkata kepada mereka, “Berapa banyak roti yang ada padamu? Cobalah periksa!” Sesudah mengetahuinya mereka berkata, “Lima roti dan dua ikan.” Lalu Ia menyuruh orang-orang itu, supaya semua duduk berkelompok-kelompok di atas rumput hijau. Mereka pun duduk berkelompok-kelompok, ada yang seratus, ada yang lima puluh orang. Setelah mengambil lima roti dan dua ikan itu, Ia menengadah ke langit dan mengucap syukur, lalu memecah-mecahkan roti itu dan memberikannya kepada murid-murid-Nya, supaya menyajikannya kepada orang-orang itu; begitu juga Ia membagikan kedua ikan itu kepada mereka semua. Lalu mereka semuanya makan sampai kenyang. Kemudian orang mengumpulkan potongan-potongan roti sebanyak dua belas bakul penuh dan sisa-sisa ikan. Yang ikut makan roti itu ada lima ribu orang laki-laki. (Mrk 6:34-44)

Bacaan Pertama: 1Yoh 4:7-10; Mazmur Tanggapan: Mzm 72:2-4,7-8

Bayangkanlah mukjizat yang dibuat Yesus oleh karena hati-Nya tergerak oleh belas kasihan (Mrk 6:34): Lima roti dan dua ekor ikan dilipat-gandakan menjadi makanan yang memuaskan ribuan orang! Penyediaan makanan oleh Yesus lewat sebuah mukjizat menunjukkan betapa tak terbatasnya segala kuat-kuasa yang dimiliki-Nya. Tidak ada batas sedikitpun yang menghalangi kapasitas Yesus untuk memelihara kita dengan penuh kasih sayang. Kehadiran-Nya dalam bentuk pemberian hidup-Nya sendiri dalam Ekaristi jauh lebih besar dan agung daripada yang kita dapat pahami, malah merupakan pemberian diri-Nya yang tanpa batas. Memang tidak ada batas dalam hal kemampuan-Nya menarik kita kepada diri-Nya melalui doa. Kuat-kuasa-Nya untuk menyembuhkan memori kita senantiasa jauh lebih besar daripada luka-luka (batin) yang kita derita. Apabila kita berbalik kepada-Nya guna memperoleh kekuatan untuk mengasihi orang-orang di sekeliling kita, Dia selalu memberikan apa yang kita butuhkan. Kita tidak perlu merasa khawatir atau takut. Ia tidak pernah akan meninggalkan atau membuang kita, dan kita pun dapat bersenandung, don’t worry, be happy! Allah yang kita sembah tidak pernah akan melupakan janji-janji-Nya; perjanjian-Nya berlaku untuk selama-lamanya.

Dari setiap karunia ilahi yang kita kenali, tentunya ada banyak lagi yang barangkali keberadaannya masih luput dari perhatian kita. Terkesan oleh kasih Allah yang tanpa batas, tanpa syarat, tanpa pamrih, Yohanes mendeklarasikan bahwa kasih tidaklah berasal dari upaya-upaya kecil kita untuk mengasihi Allah, melainkan berasal dari kasih-Nya yang tak terhingga bagi kita semua: “Inilah Kasih itu: Bukan kita yang telah mengasihi Allah, tetapi Allah yang telah mengasihi kita dan mengutus Anak-Nya sebagai pendamaian bagi dosa-dosa kita” (1Yoh 4:10).

Namun Yohanes juga melanjutkan mengatakan kepada kita, “Saudara-saudaraku yang terkasih, jikalau Allah demikian mengasihi kita, maka kita juga harus saling mengasihi” (1Yoh 4:11). Kasih Allah akan menggerakkan suatu tanggapan kasih dari diri kita. Dia memenuhi diri kita dengan berkat-berkat-Nya agar pada gilirannya kita dapat membagi-bagikan berkat-berkat itu kepada orang-orang lain. Bahkan kalau berbagai sumber daya yang ada pada kita hanya sedikit saja, Allah akan melipat-gandakan semuanya selagi kita berbagi dengan orang-orang lain. Sesungguhnya syering kita akan menjadi suatu sumber berkat bagi kita sendiri juga selagi kita mencontoh para murid-Nya yang membagikan kepada orang banyak, roti dan ikan yang telah diberikan oleh Yesus kepada mereka (Mrk 6:41-43). Di lain pihak, apabila kita menimbun sendiri segala berkat yang diberikan Allah kepada kita, maka semuanya itu dapat menjadi basi, kadaluwarsa, tak berguna, dan kapasitas kita untuk menerima berkat-berkat selanjutnya dari Allah-pun akan menciut.

Oleh karena itu marilah kita mengasihi dengan cara-cara baru. Marilah kita bereksperimen dalam rupa melayani sesama kita dengan kasih Yesus. Hal paling buruk yang dapat terjadi adalah ketika kita berbuat sedikit kesalahan, dari kesalahan-kesalahan mana kita dapat belajar untuk tidak membuat kesalahan yang sama di masa depan. Sungguh indah-mengharukan bilamana kita menyadari bahwa Allah tidak pernah berhenti mengasihi kita dan menawarkan kepada kita berbagai kesempatan untuk melayani Allah dan sesama.

DOA: Bapa surgawi, terima kasih penuh syukur kuhaturkan kepada-Mu untuk banyak berkat yang Kaulimpah-limpahkan kepada diriku, baik yang dapat kulihat maupun yang tidak kulihat. Penuhilah lagi dunia ini dengan banyak berkat-Mu, dan perkenankanlah kasih-Mu mengalir melalui diriku kepada semua orang yang kujumpai pada hari ini. Terpujilah Engkau, ya Allahku yang baik, sumber segala kebaikan, satu-satunya kebaikan. Amin.

Catatan: Untuk mendalami Bacaan Injil hari ini (Mrk 6:34-44), bacalah tulisan yang berjudul “MEMBERI MAKAN” (bacaan tanggal 7-1-14) dalam situs/blog PAX ET BONUM http://catatanseorangofs.wordpress.com; kategori: 14-01 PERMENUNGAN ALKITABIAH JANUARI 2014.

Untuk mendalami Bacaan Pertama hari ini (1Yoh 4:7-10), bacalah tulisan yang berjudul “ALLAH ADALAH KASIH (1)” bacaan tanggal 8-1-13) dalam situs/blog PAX ET BONUM.

Cilandak, 5 Januari 2014 [HARI RAYA PENAMPAKAN TUHAN]

Sdr. F.X. Indrapradja, OFS

Gallery 5 Roti Dan 2 Ikan

Kaos Sari Roti

5 Roti 2 Ikan Lewat Yesus Kita Kenal Allah 2 Sesawi Net

Welcome To Gereja Kristen Indonesia Sinode Wilayah Jawa Timur

5 Roti Dan 2 Ikan Sekolah Minggu Sekolah Dan Minggu

5 Loaves And 2 Fishes 5 Roti Dan 2 Ikan Subtitle Bahasa Indonesia

Miracle Of Multiplication Of Bread And Fish A Christian

Gbi City Of Worship Sintang 5 Roti Dan 2 Ikan

5 Roti Dan 2 Ikan Chords Chordify

5 Roti Dan 2 Ikan By Rio Iyonk On Soundcloud Hear The

5 Roti 2 Ikan Official Website Situs Resmi Yayasan 5 Roti

5 Roti Dan 2 Ikan

Mujizat 5 Roti Dan 2 Ekor Ikan Picture Of Maria Kerep Cave

Yesus Dan Mujizat 5 Roti Dan 2 Ikan Untuk Mewarnai

Mujizat 5 Roti 2 Ikan Berkat Rohani

5 Roti Dan 2 Ikan

Yesus Memberi Makan Empat Ribu Orang Wikipedia Bahasa

Pengunjung Berbaris Mendaki Bukit Tempat Adegan Yesus

Mujizat 5 Roti Dan 2 Ekor Ikan Picture Of Maria Kerep Cave

Ikan Bakar Wikipedia

5 Roti 2 Ikan Vino Sinaga Medium

5 Roti 2 Ikan Lewat Yesus Kita Kenal Allah 1 Sesawi Net

5 Roti Dan 2 Ikan

Lima Roti Dan Dua Ikan Yoh 6 9

Luke And Bread A Christian Pilgrimage

5 Roti Dan 2 Ikan Khotbah

Rumus Matematika Yang Tidak Masuk Akal

35 Gambar 5 Roti 2 Ikan Terbaik Iman Hidup Dan Tuhan

Catatan Sigal Bahan Kreativitas Sekolah Minggu 5 Roti Dan


Belum ada Komentar untuk "5 Roti Dan 2 Ikan"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel