Teori Masuknya Islam Ke Nusantara



4 Teori Masuknya Islam Ke Indonesia

Teori-Teori Masuknya Islam ke Nusantara

Sejarawan membuat tiga teori mengenai siapa pembawa Islam ke Nusantara. Tiga teori tersebut ialah sebagai berikut:
Agama Islam dibawa ke Nusantara oleh para pedagang muslim dari Gujarat, India. Teori ini mendasarkan argumentasinya pada pengamatan terhadap bentuk relief nisan Sultan Malik Al-Saleh yang memiliki kesamaan dengan nisan-nisan yang terdapat di Gujarat. Hal tersebut dianggap sebagai bukti adanya hubungan antara Gujarat dan Samudra Pasai. Bahkan penganut teori ini merujuk nama Muhammad Fakir dari Malabar sebagai pembawa agama Islam ke Nusantara. Di antara pendukung teori ini adalah W. F. Stutterheim.
Para pendukung teori ini menyatakan bahwa kelompok penduduk Nusantara pertama yang masuk Islam menganut mazhab Syafi'i. Mazhab Syafi'i merupakan mazhab istimewa di Makiyah. Bahkan, penganut teori ini menyebutkan nama Sjech Ismail dari Makiyah sebagai penyebarnya. Selain itu, sejak tahun 674 telah terdapat perkampungan-perkampungan orang Arab di barat laut Sumatra, yaitu Barus, suatu daerah penghasil kapur terkenal. Di antara pendukung teori ini yaitu Van Leur dan Hamka.
Teori ini didasarkan pada adanya beberapa kesamaan budaya yang hidup di kalangan masyarakat Nusantara dengan bangsa Persia. Kesamaan budaya tersebut antara lain bisa dilihat pada diperingatinya hari Asyura atau 10 Muharam, suatu peringatan kaum Syi'ah untuk mengenang kematian Husein, putra Ali bin Abi Thalib. Teori ini dikemukakan oleh P. A. Hoessein Djajadiningrat.
Meskipun ada berbagai teori mengenai siapa pembawa Islam ke Nusantara, para sejarawan sependapat bahwa agama tersebut kemudian disebarkan dan dikembangkan oleh para ulama pribumi. Di Jawa, orang-orang yang dianggap sebagai penyebar agama Islam dikenal dengan nama Wali Songo (Sembilan Wali). Wali Songo terdiri atas Sunan Ampel, Sunan Bonang, Sunan Drajat, Sunan Giri, Sunan Kali Jaga, Sunan Muria, Sunan Gunung Jati, Sunan Malik Ibrahim, dan Sunan Kudus.
Selain Wali Songo, terdapat juga beberapa wali lokal yang hanya terkenal di wilayah tertentu. Di antara mereka terdapat nama-nama sebagai berikut:
  • Sunan Tembayat dari daerah Tembayat, Klaten.
  • Sunan Panggung, putera Sunan Bonang yang menyebarkan agama Islam di Tegal.
  • Syekh Yusuf di Banten.
  • Dato'ri Bandang dan Dato Sulaeman yang menyebarkan agama Islam di Gowa dan Tallo, Sulawesi Selatan.
  • Tuan Tunggang'ri Parangan dan Dato'ri Bandang yang menyebarkan Islam ke Kutai, Kalimantan Timur.

Gallery Teori Masuknya Islam Ke Nusantara

Teori Masuknya Islam Ke Nusantara

7 Teori Masuknya Islam Di Indonesia

Bagaimana Teori Masuknya Islam Ke Nusantara Brainly Co Id

7 Cara Masuknya Islam Ke Indonesia Penjelasannya Lengkap

Sejarah Kelas 10 4 Teori Masuknya Islam Ke Nusantara

Sejarah Kelas 10 4 Teori Masuknya Islam Ke Nusantara

Ppt Pengaruh Dan Kebudayaan Islam Di Indonesia Powerpoint

Ppt Masuknya Islam Ke Nusantara Powerpoint Presentation

Mia Teori Masuknya Islam Di Nusantara

Rizania Sejarah Masuknya Islam Di Nusantara

Teori Masuknya Islam Di Nusantara

Teori Masuknya Islam

Jual Sejarah Islam Nusantara Kab Bantul Bukubulek Tokopedia

Masuknya Islam Ke Nusantara

Teori Masuknya Islam Ke Nusantara Romadhon Syahputra Youtube

1 Dakwah Islam Nusantara Pptx

Sejarah Dan Proses Masuknya Islam Ke Tanah Melayu Essay Co Id

Teori Masuknya Islam Ke Nusantara Steemit

Teori Masuknya Islam Ke Indonesia Bukti Kelemahan Dan Para

Peranan Bangsa Asing Dalam Masuk Dan Berkembangnya Islam Di

Masuknya Islam Ke Nusantara Marvin Bimbingan Belajar

Sejarah Proses Masuknya Islam Ke Indonesia 3 Teori

Sejarah Kelas 10 4 Teori Masuknya Islam Ke Nusantara

Proses Masuk Dan Berkembangnya Islam Di Nusantara Ppt Download

Teori Masuknya Islam Ke Nusantara Sebuah Diskusi Ulang Pdf

Inilah 5 Teori Masuknya Islam Ke Indonesia Yang Penting


Belum ada Komentar untuk "Teori Masuknya Islam Ke Nusantara"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel